• SMKN 4 TANGERANG SELATAN
  • Where Tomorrow's Leaders Come Together

MENJADI PENDIDIK KREATIF DAN INOVATIF DI MASA PANDEMIMENJADI PENDIDIK KREATIF DAN INOVATIF DI MASA PANDEMI

Oleh: M. Khotib

 Seluruh negara-negara di dunia, baik yang masuk dalam golongan negara adidaya, negara maju, negara ketiga/berkembang dan negara terbelakang tidak dapat dipungkiri bila setiap warga negaranya akan membutuhkan pendidikan, karena disadari atau tidak pendidikan adalah sumber utama atau tolak ukur apakah negara tersebut dapat mensejahterakan rakyatnya, dapat melindungi serta memenuhi segala kebutuhan warga negaranya baik itu dalam mencukupi kebutuhan primer (sandang, pangan, papan), kebutuhan sekunder dan kebutuhan tersier.

Sebenarnya Indonesia sudah mencanangkan pendidikan menjadi hak dari setiap warga negaranya. Hal ini terlihat jelas dalam bunyi Pasal 31 ayat (1) UUD 1945 menyatakan bahwa “Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan.” Berbagai pinjaman luar negeri selalu dimananfaatkan atau bahkan dihabiskan untuk membangun sarana dan prasarana fisik saja. Namun demikian dalam perkembangan terakhir ini pemerintah lebih berkonsentrasi terhadap pendidikan, sehingga berusaha memberikan perhatian lebih pada pembangunan di sektor tersebut.

Hal ini ditandai dengan adanya pengalokasian dana pendidikan yang dituangkan secara tegas dalam Pasal 31 ayat (4) UUD 1945 yang berbunyi: “Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya dua puluh persen dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta dari anggaran pendapatan dan belanja daerah untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional.”  Ini terbukti dengan selalu melonjaknya APBN untuk Pendidikan dari tahun 2016 hingga tahun 2020 seperti yang penulis kutip dari Portal Kementrian Keuangan Republik Indonesia. 

Hingga saat ini, virus corona belum juga hengkang dari bumi nusantara, Akibat dari pandemi covid-19 ini, upaya yang dilakukan oleh pemerintah di Indonesia salah satunya dengan menerapkan himbauan kepada masyarakat agar melakukan physical distancing yaitu himbauan untuk menjaga jarak diantara masyarakat, menjauhi aktivitas dalam segala bentuk kerumunan, perkumpulan, dan menghindari adanya pertemuan yang melibatkan banyak orang. Upaya tersebut ditujukan kepada masyarakat agar dapat dilakukan untuk memutus rantai penyebaran pandemi covid-19 yang terjadi saat ini.

Pendidikan di Indonesia pun menjadi salah satu bidang yang terdampak akibat adanya pandemi covid-19 tersebut. Dengan adanya pembatasan interaksi, Kementerian Pendidikan di Indonesia juga mengeluarkan kebijakan yaitu dengan meliburkan sekolah dan mengganti proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan menggunakan sistem dalam jaringan (daring), Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan Belajar Dari Rumah (BDR). Dengan menggunakan sistem pembelajaran secara daring ini, muncul berbagai masalah yang dihadapi oleh siswa dan guru.  Mulai dari faktor ekonomi (siswa tidak memiliki Gadget), sinyal yang buruk, minimnya pengetahuan orang tua dalam digitalisasi pembelajaran dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, di era disrupsi teknologi yang semakin canggih ini, guru dituntut agar memiliki kemampuan dalam bidang teknologi pembelajaran. Seperti membuat dan mendesain pembelajaran yang sangat bervariasi, menarik dan diminati peserta didik adalah  menjadi tantangan tersendiri. Misalnya, guru membuat konten video kreatif sebagai bahan pengajaran. Dalam hal ini, guru lebih persuasif karena membuat peserta didik semakin tertarik dengan materi yang diberikan oleh guru melalui video kreatif tersebut. Peserta didik tentu akan dapat memahami apa yang dijelaskan oleh guru melalui video kreatif yang dibuat oleh guru tersebut. Sehingga dengan adanya penerapan model pembelajaran di rumah ini, membuat siswa tidak merasa bosan dalam mengikuti pembelajaran secara online.

Model pembelajaran adalah suatu pola atau rencana yang sudah direncanakan sedemikian rupa dan digunakan untuk menyusun kurikulum, mengatur materi pembelajaran dan memberi petunjuk kepada pengajar di kelasnya. Dalam penerapan model pembelajaran ini harus disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik.  Pada masa pandemi ini model pembelajaran pun harus di sesuaikan dengan kebutuhan peserta didik. Fakta dilapangan menyebutkan masih terbatasnya kepemilikan komputer/laptop dan akses internet,  merupakan masalah utama yang berdampak pada tidak meratanya akses pembelajaran online. Temuan ini sama dengan yang terjadi di negara maju seperti di Amerika Serikat, Inggris, juga negara tetangga Singapura.

Dengan banyak keterbatasan peserta didik dalam pembelajaran online, jarak jauh dan belajar dari rumah. Maka pendidik harus memiliki inovasi yang brilliant dalam melakukan pembelajaran daring. Berikut ini adalah beberapa pilihan model atau metode pembelajaran yang bisa dilakukan agar proses pembelajran dan transfer knowledge tidak terputus kepada peserta didik:

  1. Guru Kunjung, yaitu Pendidik mengunjungi siswa untuk memberikan pembelajaran. Hal ini dilakukan karena peserta didik tidak memiliki perangkat digital dan buruknya jaringan/signal . Adapula pendidik yang mendatangi siswa dengan kostum unik untuk memberikan pembelajaran agar peserta didik tertarik dan proses pembelajaran tetap berlangsung meskipun  siswa berada dirumah.
  2. Pembelajaran menggunakan HT (Handy Talkie), Metode pembelajaran seperti ini terbilang unik karena memang sangat langka, hal ini disebabkan karena akses jaringan internet yang belum merata dan kondisi sosial ekonomi, membuat sejumlah anak tidak dapat mengikuti kegiatan belajar-mengajar jarak jauh dengan optimal. Pembelajaran melalui radio panggil ini bisa menjadi alternatif agar semua siswa dapat mengikuti kegiatan belajar-mengajar jarak jauh dengan baik. Seperti yang dilakukan olen pendidik di desa Punik, salah satu desa didataran tinggi di kabupaten Sumbawa.
  3. Radio, hampir semua wilayah bisa menjangkau frekwensi radio. Sehingga media ini bisa dijadikan alternatif untuk pembelajaran jarak jauh. Pihak sekolah bisa melakukan kerjsama dengan pengelola stasiun radio. Seperti yang dilakukan oleh guru SDN 09 Sanggau.
  4. Whatsapp, hampir setiap peserta didik menginstal aplikasi ini dalam handphone, sehingga bisa menjadi salah satu media pembelajaran interaktif di masa pandemi. Dengan fitur melampirkan dan merekam, aplikasi ini dapat dibuat media pembelajaran interaktif.
  5. Tik Tok, apa yang ada di fikiran anda ketika mendengar Tik Tok? Sebagian orang menganggap hanya sebagai media hiburan semata, namun tidak demikian bagi pendidik yang kratif dan inovatif. Seperti yang dilakukan salah seorang pendidik SD Muhammadiyah 1 Muntilan.

Pendidikan adalah proses menuju perubahan. Dalam pendidikan ada proses belajar, dalam pendidikan pula kita mengenal dua istilah bersamaan, yakni pendidik dan peserta didik. Baik pendidik maupun peserta didik akan selalu ada dalam dunia pendidikan, baik pendidikan formal maupun non formal. Pendidik adalah orang dewasa yang bertanggung jawab memberi bimbingan atau bantuan kepada anak didik dalam perkembangan jasmani dan rohaninya agar mencapai kedewasaannya, serta mampu melaksanakan tugasnya sebagai khalifah di bumi, baik sebagai makhluk sosial dan sebagai individu yang sanggup berdiri sendiri.

Mari tetap memberikan  Pendidikan dan pembelajaran yang terbaik kepada penerus bangsa, pemegang estapet kepemimpinan. Negeri ini telah mengalokasikan sebagian dana untuk dunia Pendidikan dan jangan sampai menjadi percuma, Karena sebaik-baik manusia adalah mereka yang memberikan manfaat kepda orang lain (al hadis).

Komentar

Sejak adanya pembatasan interaksi dan pebelajaran dilakukan dengan jarakjauh atau daring saya merasa informasi yang disampaikan artikel tersebut sangat bermanfaat,dimana saya menjadi lebih memahami cara dan alternatif yang bisa digunakan untuk menangani kondisi daring supaya tetap berjalan dengan baik. Terimakasih, salam sukses

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
PPDB SMKN 4 TANGERANG SELATAN 2021/2022

08/06/2021 14:09 - Oleh Administrator - Dilihat 1163 kali
SMK NEGERI 4 TANGERANG SELATAN

12/05/2021 08:03 - Oleh Administrator - Dilihat 528 kali
Hardiknas 2021

02/05/2021 10:59 - Oleh Administrator - Dilihat 166 kali
Ambalan Gudep Tidore - SMKN 4 Tangsel

Alhamdulillh, selamat adik Pascal (Ambalan Gudep Tidore - SMKN 4 Tangsel) yang telah berhasil berprestasi dalam Lomba di Rangkaian Bulan Bakti Saka Kalpataru Wanabakti Tingkat Nasional

22/01/2021 09:11 - Oleh Administrator - Dilihat 454 kali
PEMBUKAAN UJI SERTIFIKASI KEAHLIAN

PEMBUKAAN UJI SERTIFIKASI  KEAHLIAN BANTUAN DIREKTORAT SMK KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA di SMKN 4 KOTA TANGERANG SELATAN SMKN 4 Kota Tangerang Selatan s

07/12/2020 15:21 - Oleh Administrator - Dilihat 605 kali